Pemantauan Makanan Menjelang Lebaran Puskesmas Moyudan
Pengawasan pangan menjelang lebaran perlu ditingkatkan mengingat pada saat tersebut kebutuhan pangan untuk perayaan lebaran sangat tinggi. Fenomena menarik ini perlu disikapi dipraktikannya ketidak jujuran sebagian produsen dan pedagang dalam menghasilkan dan menjual pangan yang membahayakan kesehatan khususnya pangan yang sudah kadaluarsa. Praktik ketidak jujuran tersebut dimungkinkan karena produk mereka dapat diperjual belikan meski tanpa labelisasi/sertifikasi Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM)/IPRT. Dalam standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jelas ditetapkan bahwa makanan yang kadaluarsa, artinya makanan mempunyai batas akhir yang aman untuk dapat dikonsumsi dan dijamin mutunya. Beredarnya makanan yang kadaluarsa memang tidak lepas dari tanggungjawab pemerintah sebagai pihak yang berwenang membuat peraturan, sehingga pemerintah berkewajiban untuk melakukan pemantauan peredaran makanan di masyarakat.
Dalam hal ini puskesmas sebagai salah satu pusat kesehatan masyarakat yang mempunyai peran serta dalam meningkatkan keamanan makanan yang berkaitan dengan kesehatan maka salah satu kegiatan yang dilakukan Puskesmas Moyudan menjelang lebaran adalah pemantauan makanan lebaran. Kegiatan pemantauan makanan lebaran dilakukan petugas Puskesmas Moyudan bersama dengan lintas sektor seperti Pihak Kecamatan Moyudan, Polsek Moyudan, Petugas KUA Kecamatan Moyudan,Tratib Moyudan dan berbagai pihak lainnya. Kegiatan pemantauan makanan menjelang lebaran ini dilakukan di keempat desa yang berada di wilayah Kecamatan Moyudan yaitu Sumbersari, Sumberrahayu, Sumberagung dan Sumberarum. Pemantauan makanan lebaran dilakukan di pasar dan toko-toko yang menjual berbagai makanan, kue, minuman untuk persiapan menjelang lebaran khususnya. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya peredaran makanan yang sudah kadaluarsa dan dapat membahayakan bagi kesehatan masyarakat.

Pemantauan makanan di toko

Pemantauan Makanan Lebaran Petugas Puskesmas Moyudan bersama Lintas Sektor
0 Comments