Masalah tembakau hampir membunuh 6 juta orang setiap tahunnya, sementara sekitar 600.000 kematian akibat menjadi perokok pasif. Diprediksi jika tidak ada penanganan yang serius pada tahun 2030 jumlah korban akan terus bertambah menjadi 8 juta orang yang mayoritas adalah negara-negara berkembang (WHO, 2015). Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) merupakan peringatan setiap tahun di tanggal 31 Mei. Selasa, 31 Mei 2016 sebagai peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS)  Puskesmas Moyudan melakukan aksi simpatis dengan membagikan Kit berupa dompet yang didalamnya terdapat pesan-pesan tentang bahaya merokok. Aksi simpatis tersebut dilakukan di instansi kerja seperti kantor kepala desa yang berada di wilayah Kecamatan Moyudan dan beberapa instansi pendidikan. Selain itu pemasangan spanduk peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) juga dilakukan di area Puskesmas Moyudan dengan tema Lindungi Tubuhku Lindungi Generasi Ku, Hidup Berkualitas Tanpa Rokok.

SAM_0419

Pembagian KIT HTTS di Kantor Kepala Desa

P_20160531_121036[1]

Pembagian KIT HTTS di Kantor Kepala Desa

SAM_0413

Kegiatan aksi simpati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tersebut merupakan sebuah gerakan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengupayakan hidup sehat dan menjauhi tembakau.  Kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran bahaya kesehatan yang diakibatkan peredaran rokok ilegal terutama bagi generasi muda dan beberapa kalangan. Mengkonsumsi rokok menjadi pemicu terjadinya beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, penyakit pernafasan akut dan jantung maka masyarakat diharapkan akan menghindari rokok sehingga kualitas dan derajat kesehatan akan meningkat.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *